In House Training Pembuatan FMEA ( Analisis Efek Modus Kegagalan)

Elemen penting manajemen risiko adalah analisis risiko, misalnya proses untuk mengevaluasi near miss (KNC) dan proses beresiko tinggi lainnya karena kegagalan proses tersebut dapat menyebabkan kejadian sentinel. Satu alat / metode yang dapat menyediakan analisi proaktif semacam itu terhadap proses kritis dan berisiko tinggi adalah  FMEA (failure mode and effect analysis = analisis efek modus kegagalan). FMEA adalah salah satu alat yang dapat digunakan melakukan analisis dari akibat suatu kejadian yang berujung pada risiko tinggi. FMEA merupakan teknik yang berbasis tim, sistematis, dan proaktif yang digunakan untuk mencegah permasalahan dari proses atau pelayanan sebelum permasalahan tersebut muncul/terjadi. Ada 8 langkah dalam pembuatan FMEA yaitu : memilih proses yang beresiko tinggi, membuat flow chart, mengidentifikasi kemungkinan kegagalan proses, menetapkan kemungkinan tingkat keparahan, mengidentifikasi masaah dengan alat bantu fishbone, desain ulang dengan cara melakukan curah pendapat untuk menentukan dan menetapkan desain baru, melakukan uji coba design baru dan evaluasi design baru. Bmpk DIY berkesempatan membersamai RSU Sakina Idaman dalam kegiatan In House Training pembuatan FMEA. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Direksi dan staf Rumah Sakit mengetahui tata cara pembuatan FMEA sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya kejadian tidak diharapkan dari potensi risiko yang ada di Rumah Sakit.

 

Kirim pertanyaan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Badan Mutu Pelayanan Kesehatan. All Rights Reserved | Website powered by Jogja Web Center